Kau, Aku, dan Senja


Pernah ku tanya senja tentang dirimu
tak ada jawaban selain hening
ku tanyakan lagi, hanya debur ombak menghampiri 

Kasih,
herankah dirimu ketika ku bilang 
ku benci senja?

Nyatanya aku begitu membencinya
senja hanya membuat bayangmu terlihat dekat
kenyatannya? kau teramat jauh

dan aku akan semakin membencinya 
Saat senja itu berakhir
ketika malam menikahimu 
seketika kau menikamku
lalu kau dan bayangmu menghilang
hingga ku tak pernah menemukanmu menungguku di senja hari 

kini kau meninggalkan tanya
jadi sebenarnya...
pernahkah kau tanya senja tentang diriku? 

17 Mei 2015 
Senja di Pulau Kiluan
Fauzisar El-Lambunjiy

0 komentar:

Copyright © 2012 Menceracau.com.