Membencimu ?

























Pada akhirnya kebahagiaan lah yang menjadi tolak ukurnya
aku atau kau duluan, itu terserah
toh kadang orang lain juga yang sering menilai

Bagiku kini kau ibarat buku pelajaran
yang lebih seperti novel yang ingin ku baca lagi
Jadi tak perlu lagi malu untuk menyapaku
toh kau sudah punya bayi yang amat lucu

Aku kini mencari kedamaian, yang justru ku temukan
dekat dengan rumah baru keluarga kalian
DipikirNya mungkin aku harus segera berdamai?
tapi buat apa?
Aku tak pernah membencimu

Kau justru yang mengajarkanku arti cinta yang sejati
kata orang
Melepaskan, yang setiap kali kucoba mengamininya
seketika itu juga mualku sampai ke hidung

Kau mungkin mulai berpikir
aku akan segera menemukan yang baru
Jujur kukatakan, kesendirian adalah teman chattingku sekarang
Sebagian diriku merasa harus sedikit berhati-hati kali ini
Kau paham pasti maksudku
Kau akan selalu

Bengawan, 29 Juli 2016

0 komentar:

Copyright © 2012 Menceracau.com.