Love Will Find the Way


Di postingan ini saya harus bercerita tentang kenapa seseorang harus segera move on untuk lalu segera memenangkan harinya (seize the day)

Menurut Airlangga, teman saya, ada beberapa hakikat percintaan yang orang lain harus pahami secara dewasa. Pertama, bahwa rasa cinta secara umum adalah bersifat temporary. Sementara. Sama seperti rasa happy, sedih, termotivasi, marah, stress dan lainnya. Oleh sebab itu banyak filusuf dan pemikir menyatakan bahwa jatuh cinta adalah hal yang terdengar berbahaya karena sifatnya hanya temporal, maka jalan yang paling baik adalah membangun cinta.

Adalah Mandy Len Catron seorang ilmuan yang mengirimkan artikelnya di New York Times dengan judul "Falling in Love is the Easy Part". dalam penelitiannya dia mempertemukan beberapa pasang orang asing di dalam lab, laki dan wanita untuk duduk berhadapan dan saling menjawab 36 pertanyaan dari penelitian sebelumnya oleh Dr. Aron (1988) dan setelahnya saling bertatap mata selama empat menit.

Hasilnya ada yang unik, satu pasangan setalah tepat enam bulan penelitian, mereka mengikat janji pernikahan. Lalu sejak saat itu dia mulai diundang berbicara di berbagai media, salah satunya termasuk di TED Talk. Bahkan dia dan partner penelitinya menerapkan hal yang sama pada diri mereka sendiri dan akhirnya juga sampai sekarang masih bersama. Kok bisa? 

Saya sih tidak heran mengingat memang sangat mudah menaruh perasaan pada orang lain. Kata orang, pria hanya butuh 4 detik untuk jatuh cinta, tentu berbeda dengan perempuan. Tapi lebih penting dari itu, kita perlu menjawab pertanyaan "Apa yang sebenarnya orang inginkan dalam hubungan percintaan?"

Tolong izinkan saya menjawabnya dengan pernyataan bahwa pada umumnya orang ingin dicintai karena berharap mendapatkan jaminan (guarantee). Jaminan untuk dicintai pasangannya hari ini. Esok hari dan seterusnya dengan rasa cinta yang tak terbatas. Untuk itulah dia berharap cinta yang dia berikan berbalas. Jangan lupakan sifat turunan lainnya dari cinta bahwa mereka; ingin dilihat, ingin dimengerti, ingin dipahami, dan ingin diperhatikan. 

Tapi memang fall in love (jatuh cinta) berbeda dengan stay in love (tetap dalam cinta) karena jatuh cinta adalah bagian yang mudah, yang sulit adalah tetap mencintai meskipun kondisinya berat dan sulit. Bagaimana kita tetap mencinta ketika kita mulai ragu dengan sifat & sikap pasangan kita, atau sebaliknya, bagaimana kita hidup dengan keraguan pasangan tentang diri kita, atau bahkan ketika harus mulai memilih, apa yang membuat kita pada akhirnya memutuskan bertahan atau cut loose dengan pasangan kita. Ini tentu level kasus yang berbeda.

Okay, enough with the theory..Izinkan saya mulai masuk pada bagian utama dari permulaan tulisan di atas. Anda harus mulai sadar bahwa terkadang memang anda tidak perlu melanjutkan untuk memperjuangkan orang yang anda persue (kejar). Orang yang anda cinta. 


Sudahlah. Bergerak dan cari yang lain. Ya.. sesederhana itu. Kalau yang anda kejar adalah perempuan, maka bolehkah saya memberi saran dan fakta-fakta?. Perempuan jika memang tidak suka pada orang yang mendekatinya dia akan "bilang". Dengan cara halus atau terang-terangan. Anda harus jeli melihat tanda itu. Kalaupun anda tidak bisa jeli, maka tanyakanlah secara terang-terangan. Jangan dibuat terlalu sulit dengan terlalu mellow sambil dengerin lagu-lagu yang anda sesuaikan dengan suasana hati dan kondisi percintaan anda lalu berharap orang yang anda suka tahu dan paham. Jangan!

Ada banyak ikan di lautan. There are plenty of fish in the ocean. Anda tidak boleh berlaku tidak adil dengan gadis atau kesempatan lain yang datang. Siapa yang tau jika itu memang cara Allah untuk menunjukkan pada anda bahwa sebenarnya anda berhak mandapat seseorang yang lebih baik?    

***
Dalam masa menunggu atau sudah digantungkan atau bahkan sudah ditolak,

Anda akan mulai berpikir sebenarnya apa yang salah dengan cara anda?. Oke soal yang ini bisa lain bahasannya. Tapi jika memang anda sudah melakukannya dengan cara yang anda anggap "benar" dan baik, saya pikir itu soal keyakinan. Yakin aja pasti akan ada yang suka dan cocok dengan cara approach anda. 

Mulai juga muncul pertanyaan di benak anda "Apakah saya kurang di sisi ini dan ini ya?", "Apa saya kurang humoris?" "Jangan-jangan saya terlalu serius dan agresif?". Sudah.. buang saja semua pikiran itu. Perempuan memang berbeda-beda seleranya. Sama seperti kadang orang sangat suka buah Durian, tapi ada yang bencinya minta ampun sampai nyium baunya saja bisa muntah. Rasa suka yang jadi level paling bawah dari rasa cinta juga begitu. Hanya soal SELERA. 

Kalau anda pikir semua perempuan suka pria yang humoris, jawabannya jelas tidak. Ada orang yang memang tidak cari yang humoris, yang justru pendiam dan tidak banyak bicara malah jadi kesukaannya. Karena baginya, yang pendiam itu yang misterius dan bikin penasaran. Ngangenin

Ada orang yang memang tidak cari yang ganteng/cantik, karena berbagai alasan, jadi hanya cari yang pasaran, yang ya.. biasa saja. Semua itu dalam rangka mencari ketenangan. Kenyamanan. Sensasi dari pengaruh kerja otak anda supaya tetap survive (versi teori perilaku hewan).

Bahkan, jika anda berfikir sudah lumayan, mendekati sempurna malah; goodlooking, tinggi, bisa masak, rajin, macho, mandiri, doyan olahraga, terkenal, prestatif, dll. Anda harus mulai pahami memang ada perempuan yang ndaa nyari yang sempurna, khawatir dia nanti tidak kebagian peran, khawatir jadi malah tidak percaya diri dan lain sebagainya. 

Jadi sudahlah, orang itu mencintai bukan karena cinta lah yang menganugerahkan perasaan itu padanya. Tapi dialah yang memilih untuk mulai mencintai. Ingat bahwa mencintai itu mudah dan hanya butuh waktu yang singkat, tapi butuh waktu seumur hidup untuk membuktikannya. 

Jadi kalau anda ditolak kemudian bingung harus "buka alas" baru untuk move on dan cari pasangan lain, maka lakukanlah! Tidak perlu ragu, ikhlaskan saja.. kalau memang yang dia yang telah menolak anda adalah jodoh anda, maka dia akan kembali dengan mekanisme yang bikin anda kaget. Love will find the way. Cinta akan cari jalannya sendiri. 

Jangan lupa Allah lah yang membolak-balikkan hati. Maka mudah saja bagiNya kalau memang itu kehendaknya. Saran saya dekatilah pemilik hatinya. Bernegosiasilah.

***

Selesaikanlah urusan dengan diri anda terlebih dahulu. Dengan begitu anda akan siap dengan apapun figur orang yang masuk kedalam kehidupan anda. Apapun karakter dan bentukannya. Kalau iya pemarah, maka anda bisa ngademin, kalau ia terlalu pendiam, anda bisa menerimanya dan meramaikan, dan kalau ia ternyata cerewet anda bisa bersabar. Karena nggak akan ada orang yang sempurna kok. Mau ditunggu sampai kapanpun tidak akan ada.
Maka dengan begitu kita akan bisa lebih tenang dan bijak menyikapi urusan cinta yang kadang dibuat rumit padahal kenyataannya tidak juga. 


"Love did not happen to us, we're in love because we made the choice to be"

20-26 Oktober 2017
Fauzisar el Lambunjiy

0 komentar:

Copyright © 2012 Menceracau.com.